Menurut data yang beredar dapatkan dari Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian
Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad
Dimyati menyatakan bahwa negara-negara maju pada saat ini sangat
memonitoring setiap gerak-gerik Indonesia di bawah pimpinan Presiden
Joko Widodo (Jokowi). Terutama, mengenai pengembangan teknologi yang
sangat pesat telah terjadi di Indonesia.
Negara-negara
maju pada saat ini cenderung khawatir karena melihat pada saat ini
Indonesia sudah berubah dan terus membuat terobosan sendiri dalam bidang
teknologi.
“Beberapa negara besar
sudah mulai khawatir dengan apa yang sedang dikerjakan oleh Indonesia.
Seperti yang sedang kita lakukan saat ini,” ungkapnya saat dikutip
Beritajokowi.com di kantor Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan
Tinggi (Kemenristek Dikti), Jakarta.
Dugaannya
tersebut berdasarkan pada setiap acara dari kompetisi yang
diselenggarakan di tingkat dunia yang membahas tentang teknologi.
Negara-negara maju merasa sangat terganggu dengan kemajuan teknologi
yang telah diciptakan oleh Indonesia.
“Itu informasi dari beberapa inovator dan beberapa rekan-rekan yang sering melakukan kompetisi di luar negeri,” ujarnya.
Hal
itu pun senada dengan pernyataan dari Rektor Institut Teknologi Sepuluh
November (ITS), Joni Hermana. Menurutnya, negara-negara maju selalu
menggoda inovasi teknologi Indonesia supaya sulit berkembang.
“Makanya,
kita bermain santai tapi selalu siap. Indonesia selalu digoda inovasi
teknologinya agar sulit berkembang. Tahu sendirilah misalnya saja mobil.
Di sini kan yang paling besar pemainnya siapa soal mobil, mereka itu
khawatir pasar di Indonesia menurun kalau teknologi kita maju,” katanya.
(Pb)








